Dengan adanya layanan-layanan telepon selular yang baru komunikasi pada jaringan pada seluler menbutuhkan jalur data yang besar, sedangkan menjadi masalah terhadap mobilitas dari para pengguna.Biasanya yang sering terjadi adalah handoff antar cell dikarenakan ukuran cell yang lebih kecil.
Pengimplementasian teknologi baru memerlukan sebuah model yang lebih sederhana yang dapat menggambarkan sebuah sistem yang sebenarnya dengan bantuan komputer,sehingga mendapatkan hasil yang lebih singkat.
Simulasi merupakan salah saru cara untuk menduplikasikan sebuah system yang kompleks menjadi seuah model yang sederhana untuk keperlua-keperluan tertentu.Dibantu dengan bahasa pemrograman java yang bersifat open source dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi.
Baca Selengkapnyah
Sabtu, 30 April 2011
Selasa, 05 April 2011
BAB !
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Teknologi komputer yang semakin berkembang membuat suatu kemudahan dalam melakukan apapun yang diinginkan. Salah satu contohnya adalah dalam pembuatan, pertukaran dan pempublikasian informasi yang berorientasi internet. Untuk mencari informasi di internet dapat dilakukan dengan mengunjungi situs websitenya.
Website merupakan sebuah aplikasi pada internet yang berupa Hypertext yang menggabungkan beberapa jenis representasi dan metode pengaksesan informasi dan menyajikannya dalam beragam bentuk informasi seperti text, grafik, suara, animasi, video dan sebagainya. Melalui website sesuatu dapat diperkenalkan kepada public, salah satu contohnya adalah informasi tentang bengkel las.
Bengkel Anugerah Jaya Las merupakan badan usaha yang terletak di daerah Depok yang menyediakan berbagai macam kontruksi besi .Masalah yang sedang dialami oleh usaha ini adalah kurangnya informasi tentang keberadaan Bengkel Anugerah Jaya Las dan info lainnya.Masalah selanjutnya adalah pelayanan, dimana calon pemesan hanya dapat memesan secara langsung yaitu dengan mendatangi bengkel ini. Masalah-masalah di atas dapat menyebabkan kurangnya daya saing dan penghasilan yang didapat sedikit .
Untuk itu penulis akan mencoba membuat website tentang bengkel ini dengan menggunakan software PHP, dan MY SQL karena open source serta Macromedia Dreamweaver 8 dan Adobe Premiere untuk pembelajaran.Website ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan informasi yang lengkap bagi penggunanya.
1.2 Ruang Lingkup
Pada Tulisan Ilmiah ini, penulis membatasi pembahasan hanya mengenai perancangan dan pembuatan website Bengkel Anugerah Jaya Las.Situs ini menyediakan informasi tentang profil, berbagai macam produk yang disediakan, dan informasi lainnya yang mendukung antara lain mengenai ukuran , harga dan cara pemesanan.
1.3 Tujuan Tulisan
Tujuan tulisan ilmiah ini adalah membuat website Anugerah Jaya Las dengan menggunakan software PHP,MY SQL dan Macromedia Dreamweaver 8.
1.4 Metode Penelitian
Penulis menggunakan 2 (dua) metode untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan, yaitu dengan Studi Pustaka merupakan kegiatan perolehan data-data melalui buku-buku referensi dan media internet dengan mengunjungi situs-situs tertentu dan Studi Lapangan merupakan kegiatan perolehan data-data melalui observasi ke badan usaha yang bersangkutan, dimulai dengan pengambilan gambar dengan menggunakan camera digital merk casio, melakukan wawancara kepada pemilik dan mengambil data-data yang telah tersedia sebelumnya.
1.5 Sistematika Tulisan Ilmiah
Tulisan Ilmiah ini terdiri dari 4 (empat) Bab, yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Bab – Bab tersebut adalah: Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Perancangan dan Implementasi, Penutup.
Bab pertama adalah Pendahuluan, bab ini berisi latar belakang masalah yang mendasari pembuatan tulisan ilmiah ini disertai dengan ruang lingkup, tujuan, metode penelitian serta sistematika tulisan ilmiah.
Bab kedua adalah Tinjauan Pustaka, Bab ini berisi tentang teori-teori yang mendukung atau berhubungan dengan tulisan ilmiah ini.
Bab ketiga adalah Perancangan Dan Implementasi, bab ini berisi tentang ide perancangan website, pembuatan struktur navigasi, story board, rancangan input, rancangan output, rancangan tampilan website, instalasi software yang dibutuhkan, konfigurasi website dan editan lainya yang berhubungan dengan proses pembuatan tersebut hingga proses implementasi yaitu mempublikasikan di Webserver.
Bab keempat adalah Penutup, bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran dari semua bahasan dalam tulisan ilmiah ini. Baca Selengkapnyah
1.1 Latar Belakang Masalah
Teknologi komputer yang semakin berkembang membuat suatu kemudahan dalam melakukan apapun yang diinginkan. Salah satu contohnya adalah dalam pembuatan, pertukaran dan pempublikasian informasi yang berorientasi internet. Untuk mencari informasi di internet dapat dilakukan dengan mengunjungi situs websitenya.
Website merupakan sebuah aplikasi pada internet yang berupa Hypertext yang menggabungkan beberapa jenis representasi dan metode pengaksesan informasi dan menyajikannya dalam beragam bentuk informasi seperti text, grafik, suara, animasi, video dan sebagainya. Melalui website sesuatu dapat diperkenalkan kepada public, salah satu contohnya adalah informasi tentang bengkel las.
Bengkel Anugerah Jaya Las merupakan badan usaha yang terletak di daerah Depok yang menyediakan berbagai macam kontruksi besi .Masalah yang sedang dialami oleh usaha ini adalah kurangnya informasi tentang keberadaan Bengkel Anugerah Jaya Las dan info lainnya.Masalah selanjutnya adalah pelayanan, dimana calon pemesan hanya dapat memesan secara langsung yaitu dengan mendatangi bengkel ini. Masalah-masalah di atas dapat menyebabkan kurangnya daya saing dan penghasilan yang didapat sedikit .
Untuk itu penulis akan mencoba membuat website tentang bengkel ini dengan menggunakan software PHP, dan MY SQL karena open source serta Macromedia Dreamweaver 8 dan Adobe Premiere untuk pembelajaran.Website ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan informasi yang lengkap bagi penggunanya.
1.2 Ruang Lingkup
Pada Tulisan Ilmiah ini, penulis membatasi pembahasan hanya mengenai perancangan dan pembuatan website Bengkel Anugerah Jaya Las.Situs ini menyediakan informasi tentang profil, berbagai macam produk yang disediakan, dan informasi lainnya yang mendukung antara lain mengenai ukuran , harga dan cara pemesanan.
1.3 Tujuan Tulisan
Tujuan tulisan ilmiah ini adalah membuat website Anugerah Jaya Las dengan menggunakan software PHP,MY SQL dan Macromedia Dreamweaver 8.
1.4 Metode Penelitian
Penulis menggunakan 2 (dua) metode untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan, yaitu dengan Studi Pustaka merupakan kegiatan perolehan data-data melalui buku-buku referensi dan media internet dengan mengunjungi situs-situs tertentu dan Studi Lapangan merupakan kegiatan perolehan data-data melalui observasi ke badan usaha yang bersangkutan, dimulai dengan pengambilan gambar dengan menggunakan camera digital merk casio, melakukan wawancara kepada pemilik dan mengambil data-data yang telah tersedia sebelumnya.
1.5 Sistematika Tulisan Ilmiah
Tulisan Ilmiah ini terdiri dari 4 (empat) Bab, yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Bab – Bab tersebut adalah: Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Perancangan dan Implementasi, Penutup.
Bab pertama adalah Pendahuluan, bab ini berisi latar belakang masalah yang mendasari pembuatan tulisan ilmiah ini disertai dengan ruang lingkup, tujuan, metode penelitian serta sistematika tulisan ilmiah.
Bab kedua adalah Tinjauan Pustaka, Bab ini berisi tentang teori-teori yang mendukung atau berhubungan dengan tulisan ilmiah ini.
Bab ketiga adalah Perancangan Dan Implementasi, bab ini berisi tentang ide perancangan website, pembuatan struktur navigasi, story board, rancangan input, rancangan output, rancangan tampilan website, instalasi software yang dibutuhkan, konfigurasi website dan editan lainya yang berhubungan dengan proses pembuatan tersebut hingga proses implementasi yaitu mempublikasikan di Webserver.
Bab keempat adalah Penutup, bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran dari semua bahasan dalam tulisan ilmiah ini. Baca Selengkapnyah
Sabtu, 12 Februari 2011
IMPLEMENTASI JARINGAN KOMPUTER
1.Implementasi jaringan computer dalam dunia bisnis.
Manfaat yang sangat jelas dapat dirasakan dalam mengimplementasikan jarkom dalam dunia bisnis adalah proses transaksi yang terintegrasi dengan baik, mempercepat pendistribusian data daninformasi untuk pengambilan keputusan, perlindungan keamanan data dan informasi lebih terjamin. Memungkinkan berbagi resources (Server, software, CDROM, Printer), Jaringan kompuer memungkinkan terjadinya komunikasi yang lebih efisien antar pemakai (mail dan teleconference).
2.Implementasi jaringan computer mobile netwoks
Aplikasi mobile networks terhubung tanpa menggunakan kabel(wireless networks).Beberapa teknologi yang menggunakan aplikasi ini adalah notebook,PDA,HP,elektonik mail dll.user menginginkan kemudahan akses dimanapun ia berada sehingga banyak user menggunakan aplikasi ini.
3.Implentasi jaringan computer dalam rumah
Saat ini sudah banyak rumah yang menggunakan jarkom misalnya Peer Network Peer-to-peer adalah jaringan yang umum pada area lokal (LAN), khususnya jaringan rumah. Baik kabel dan jaringan wireless di rumah dapat dikonfigurasi sebagai Peer Network.Jaringan computer dalam rumah sangat bermanfaat bagi user agar lebih praktis dan nyaman .
4.Implementasi jaringan computer perbankan yang paling jelas adalah E-banking .
Kebanyakan saat ini aplikasi E-banking menggunakan internet. Keuntungan perbankan online adalah memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pelanggan. Dalam E-banking, bidang keamanan inti harus diatasi: Kerahasiaan, Integritas dan Ketersediaan. Baca Selengkapnyah
Manfaat yang sangat jelas dapat dirasakan dalam mengimplementasikan jarkom dalam dunia bisnis adalah proses transaksi yang terintegrasi dengan baik, mempercepat pendistribusian data daninformasi untuk pengambilan keputusan, perlindungan keamanan data dan informasi lebih terjamin. Memungkinkan berbagi resources (Server, software, CDROM, Printer), Jaringan kompuer memungkinkan terjadinya komunikasi yang lebih efisien antar pemakai (mail dan teleconference).
2.Implementasi jaringan computer mobile netwoks
Aplikasi mobile networks terhubung tanpa menggunakan kabel(wireless networks).Beberapa teknologi yang menggunakan aplikasi ini adalah notebook,PDA,HP,elektonik mail dll.user menginginkan kemudahan akses dimanapun ia berada sehingga banyak user menggunakan aplikasi ini.
3.Implentasi jaringan computer dalam rumah
Saat ini sudah banyak rumah yang menggunakan jarkom misalnya Peer Network Peer-to-peer adalah jaringan yang umum pada area lokal (LAN), khususnya jaringan rumah. Baik kabel dan jaringan wireless di rumah dapat dikonfigurasi sebagai Peer Network.Jaringan computer dalam rumah sangat bermanfaat bagi user agar lebih praktis dan nyaman .
4.Implementasi jaringan computer perbankan yang paling jelas adalah E-banking .
Kebanyakan saat ini aplikasi E-banking menggunakan internet. Keuntungan perbankan online adalah memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pelanggan. Dalam E-banking, bidang keamanan inti harus diatasi: Kerahasiaan, Integritas dan Ketersediaan. Baca Selengkapnyah
Rabu, 05 Januari 2011
Citasi artikel 3
Artikel 3
Porter, (1990). The Competitive Advantage of Nations.
London: Macmillan.
Portea,1990,’ In summary, then, Porter’s theory of competitive
advantage is a tool of demonstrated value to ICT4D
researchers. It can be applied to research on any IT
sector and to a variety of research questions about
past, present, and future performance of that sector,
including issues of poor performance, comparative
performance, and strategic actions to improve performance.
It does require some modiªcations to account
for the speciªc realities of IT sectors in
developing countries, but these do not undermine
the central research value of the theory. ‘,Information Technologies and International Development, Volume 3, Number 3, Spring 2006 ,pp.31 Baca Selengkapnyah
Porter, (1990). The Competitive Advantage of Nations.
London: Macmillan.
Portea,1990,’ In summary, then, Porter’s theory of competitive
advantage is a tool of demonstrated value to ICT4D
researchers. It can be applied to research on any IT
sector and to a variety of research questions about
past, present, and future performance of that sector,
including issues of poor performance, comparative
performance, and strategic actions to improve performance.
It does require some modiªcations to account
for the speciªc realities of IT sectors in
developing countries, but these do not undermine
the central research value of the theory. ‘,Information Technologies and International Development, Volume 3, Number 3, Spring 2006 ,pp.31 Baca Selengkapnyah
Rabu, 22 Desember 2010
Menggunakan Keunggulan Kompetitif Teori untuk Menganalisis TI di Sektor Negara-Negara Berkembang: Software Industri Analisis Kasus
Bagian ini mempertimbangkan faktor-faktor penentu baik dan pada keunggulan kompetitif dalam perangkat lunak industri. Penentu Keunggulan Kompetitif
Faktor Kondisi I: Tenaga Kerja / Keterampilan Ada analisis umum bahwa tenaga kerja merupakan faktor kunci mendasari keunggulan kompetitif dalam perangkat lunak dan,
setidaknya menurut beberapa analisis, faktor kunci (Correa 1996). Hal ini jelas disebutkan sebagai kritis faktor dalam setiap satu dari berbagai analisis software sektor pembangunan Software membutuhkan serangkaian skills8 berbeda yang dapat dicirikan melalui variasi Porter (1985) pengertian tentang rantai nilai
• Core operasional keahlian: ini biasanya ditandai dalam hal siklus hidup perangkat lunak
(Analisis-desain-konstruksi-implementasi pemeliharaan), dengan diferensiasi tertentu yang dibuat antara relatif lowerskilled hilir keterampilan (yang diperlukan untuk pemrograman bekerja di dalam pembangunan dan pemeliharaan) dan relatif lebih tinggi-terampil hulu keterampilan yang berhubungan dengan analisis dan desain.
• utama keterampilan lainnya: ini berhubungan khususnya keterampilan manajemen proyek (diperlukan untuk internal manajemen pengembangan perangkat lunak) dan apa yang kita sebut "kontak" keterampilan (berkisar dari penjualan agak rendah-terampil / pemasaran untuk tinggi-terampil account klien / manajemen kontrak).
Dukungan keterampilan aktivitas •: kisaran keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya manusia, dan teknologi manajemen dalam perangkat lunak yang ditambah keterampilan tingkat yang lebih tinggi dibutuhkan untuk manajemen senior / strategis. India telah memiliki tradisi scienti kuat dan lembaga teknis dan keterampilan yang pra-tanggal tapi adalah signi diperkuat setelah kemerdekaan
(Lema dan Hesbjerg 2003). Inilah yang meletakkan landasan untuk pengembangan perangkat keras, konsultasi dan dalam kegiatan software-rumah itu, pada gilirannya, adalah dasar bagi India relatif dini (oleh "Pengikut" standar) pengembangan industri perangkat lunak. Pondasi awal untuk pertumbuhan besar pasokan lulusan (sering dari perguruan tinggi teknik) yang baik memiliki kemampuan pemrograman atau yang cepat bisa mengembangkan mereka melalui perusahaan kereta api. Baca Selengkapnyah
Faktor Kondisi I: Tenaga Kerja / Keterampilan Ada analisis umum bahwa tenaga kerja merupakan faktor kunci mendasari keunggulan kompetitif dalam perangkat lunak dan,
setidaknya menurut beberapa analisis, faktor kunci (Correa 1996). Hal ini jelas disebutkan sebagai kritis faktor dalam setiap satu dari berbagai analisis software sektor pembangunan Software membutuhkan serangkaian skills8 berbeda yang dapat dicirikan melalui variasi Porter (1985) pengertian tentang rantai nilai
• Core operasional keahlian: ini biasanya ditandai dalam hal siklus hidup perangkat lunak
(Analisis-desain-konstruksi-implementasi pemeliharaan), dengan diferensiasi tertentu yang dibuat antara relatif lowerskilled hilir keterampilan (yang diperlukan untuk pemrograman bekerja di dalam pembangunan dan pemeliharaan) dan relatif lebih tinggi-terampil hulu keterampilan yang berhubungan dengan analisis dan desain.
• utama keterampilan lainnya: ini berhubungan khususnya keterampilan manajemen proyek (diperlukan untuk internal manajemen pengembangan perangkat lunak) dan apa yang kita sebut "kontak" keterampilan (berkisar dari penjualan agak rendah-terampil / pemasaran untuk tinggi-terampil account klien / manajemen kontrak).
Dukungan keterampilan aktivitas •: kisaran keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya manusia, dan teknologi manajemen dalam perangkat lunak yang ditambah keterampilan tingkat yang lebih tinggi dibutuhkan untuk manajemen senior / strategis. India telah memiliki tradisi scienti kuat dan lembaga teknis dan keterampilan yang pra-tanggal tapi adalah signi diperkuat setelah kemerdekaan
(Lema dan Hesbjerg 2003). Inilah yang meletakkan landasan untuk pengembangan perangkat keras, konsultasi dan dalam kegiatan software-rumah itu, pada gilirannya, adalah dasar bagi India relatif dini (oleh "Pengikut" standar) pengembangan industri perangkat lunak. Pondasi awal untuk pertumbuhan besar pasokan lulusan (sering dari perguruan tinggi teknik) yang baik memiliki kemampuan pemrograman atau yang cepat bisa mengembangkan mereka melalui perusahaan kereta api. Baca Selengkapnyah
Dapatkah Informasi dan Teknologi Komunikasi Membuat Selisih Pengembangan Transisi Ekonomi?
Suatu kelangkaan penelitian tentang dampak ICT terhadap negara berkembang dan transisi. Antara 1995 dan 2003 ICT berkontribusi lebih cepat pertumbuhan dan konvergensi dipercepat Ceko Republik, Hungaria, Polandia, dan Slovenia dengan
EU-15, namun, Rumania, Rusia yang lebih rendah
sejauh-Slovakia dan Bulgaria tertinggal. Ini karena kualitas lebih rendah dari ekonomi
dan lingkungan kelembagaan yang terhambat yang difusi dan efisien penggunaan ICT. Negara-lintas perbedaan dalam dampak ekonomi dari investasi ICT
menunjukkan hubungan erat antara difusi ICT dan kemajuan reformasi ekonomi. Karena
Bulgaria dan Rumania akan bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2007-2008, yang akan memperkuat ekonomi mereka lingkungan serta memberikan masing-masing dengan substansial tambahan dana untuk investasi dalam TIK, peran ICT dalam pengembangan kedua negara ini kemungkinan akan meningkat. Demikian juga, peningkatan pendanaan Uni Eropa dan iklim bisnis yang semakin baik juga harus memacu ICT investasi di Slovakia, telah menjadi anggota Uni Eropa. Namun, ini tidak akan menjadi kasus Rusia dan lainnya transisi ekonomi tidak bergabung dengan Uni Eropa. Ada Oleh karena itu risiko bahwa perbedaan dalam kontribusi ICT pertumbuhan antara anggota Uni Eropa dan negara-negara transisi lainnya akan tumbuh. Jauh reformasi struktural dan institusional model praktik terbaik dari Amerika Serikat,
Australia, dan negara-negara Nordik adalah cara utama lebih cepat ICT untuk membangun ekonomi. Reformasi yang sama, bagaimanapun juga akan penting untuk merangsang pertumbuhan secara keseluruhan tidak hanya melalui TIK, tetapi juga melalui "ekonomi tua," tradisional sumber pertumbuhan: inovasi yang lebih intensif,
tinggi fisik investasi, dan ditingkatkan kualitas sumber daya manusia. Meskipun demikian, ICT dapat menjadi ampuh sumber pertumbuhan sendiri, karena produksi
dan digunakan sampai tahun 2025 cenderung mempercepat ekonomi
pertumbuhan di negara-negara CEE oleh lebih dari
keempat. Artikel ini memberikan bukti
yang menggunakan ICT memiliki peran penting dalam mendorong
Pertumbuhan produktivitas, sebagai ICT-menggunakan industri
melaporkan tingkat produktivitas yang lebih tinggi dari pertumbuhan
non-ICT-menggunakan industri.
Jika non-ICT-menggunakan industri, baik dalam layanan Baca Selengkapnyah
EU-15, namun, Rumania, Rusia yang lebih rendah
sejauh-Slovakia dan Bulgaria tertinggal. Ini karena kualitas lebih rendah dari ekonomi
dan lingkungan kelembagaan yang terhambat yang difusi dan efisien penggunaan ICT. Negara-lintas perbedaan dalam dampak ekonomi dari investasi ICT
menunjukkan hubungan erat antara difusi ICT dan kemajuan reformasi ekonomi. Karena
Bulgaria dan Rumania akan bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2007-2008, yang akan memperkuat ekonomi mereka lingkungan serta memberikan masing-masing dengan substansial tambahan dana untuk investasi dalam TIK, peran ICT dalam pengembangan kedua negara ini kemungkinan akan meningkat. Demikian juga, peningkatan pendanaan Uni Eropa dan iklim bisnis yang semakin baik juga harus memacu ICT investasi di Slovakia, telah menjadi anggota Uni Eropa. Namun, ini tidak akan menjadi kasus Rusia dan lainnya transisi ekonomi tidak bergabung dengan Uni Eropa. Ada Oleh karena itu risiko bahwa perbedaan dalam kontribusi ICT pertumbuhan antara anggota Uni Eropa dan negara-negara transisi lainnya akan tumbuh. Jauh reformasi struktural dan institusional model praktik terbaik dari Amerika Serikat,
Australia, dan negara-negara Nordik adalah cara utama lebih cepat ICT untuk membangun ekonomi. Reformasi yang sama, bagaimanapun juga akan penting untuk merangsang pertumbuhan secara keseluruhan tidak hanya melalui TIK, tetapi juga melalui "ekonomi tua," tradisional sumber pertumbuhan: inovasi yang lebih intensif,
tinggi fisik investasi, dan ditingkatkan kualitas sumber daya manusia. Meskipun demikian, ICT dapat menjadi ampuh sumber pertumbuhan sendiri, karena produksi
dan digunakan sampai tahun 2025 cenderung mempercepat ekonomi
pertumbuhan di negara-negara CEE oleh lebih dari
keempat. Artikel ini memberikan bukti
yang menggunakan ICT memiliki peran penting dalam mendorong
Pertumbuhan produktivitas, sebagai ICT-menggunakan industri
melaporkan tingkat produktivitas yang lebih tinggi dari pertumbuhan
non-ICT-menggunakan industri.
Jika non-ICT-menggunakan industri, baik dalam layanan Baca Selengkapnyah
Menempatkan TIK di tangan perempuan dari Kanpur dan Chikan pekerja bordir Lucknow
Kanpur dan Lucknow adalah dua kabupaten di negara India yang paling padat penduduknya dan memiliki sejarah. Kepadatan penduduk di Kanpur-Lucknow mengakibatkan fasilitas di daerah itu hampir tidak ada daerah sipil,infrastruktur yang memadai , dan daerah yang paling miskin dan terbelakang memiliki tingkat kriminalitas tinggi.Pergaulan bebas di kalangan wanita juga berkontribusi diskriminatif gender praktek-praktek seperti aborsi selektif jenis kelamin dan kurangnya akses pendidikan bagi perempuan.Khas dari kabupaten ini adalah chikankari, atau bekerja chikan, tradisional
seni yang masih merupakan bagian integral dari kehidupan dan sumber pendapatan bagi keluarga setempat.Hal º ourished bawah perlindungan penguasa abad ke-18 dan 17
provinsi Awadh, yang membuat upaya serius untuk menumbuhkan seni pada saat itu, terutama pengrajin laki-laki.Keterampilan itu berlangsung darigenerasi ke generasi dan akhirnya sebagai peluang yang lebih baik di sector formal untuk pria sebagai sumber penghasilan untuk keluarga.Hari ini industri chikan informal bordir sebagai pekerja perempuan semakin menurun, maka penting bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan teknis mereka, sehingga mereka bisa mencari pekerjaan di sektor formal lebih. Tapi hambatan utamanya adalah budaya dan kendala, kurangnya kesempatan kerja, dan resiko kesehatan .Oleh karena itu, Yayasan Datamation dan InfoDev merancang multidimensi, multipihak teknologi informasi dan komunikasi
(TIK) untuk proyek pembangunan, "Menempatkan TIK di Tangan Perempuan Pekerja Bordir 'Chikan' Kanpur dan Lucknow "Proyek ini didirikan multimedia masyarakat.dan berpusat (CMC) di beberapa komunitas miskin di daerah-Kanpur Lucknow untuk memberikan pelatihan di bidang TI,kerajinan dan panggilan tradisional lainnya untuk memberikan informasi tentang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan.
Selain itu, proyek ini bertujuan untuk :
• TIK Dapat meningkatkan kapasitas perempuan yang terlibat di sektor informal untuk meningkatkan pendapatan, memungkinkan perempuan untuk memasuki sektor informal dan menghasilkan mata pencaharian yang berkelanjutan
• TIK Dapat meningkatkan kapasitas perempuan yang terlibat dalam perdagangan pekerjaan tangan seperti menyulam chikan untuk meningkatkan pendapatan mereka
• TIK Dapat meningkatkan kapasitas pekerja chikan untuk masuk ke dalam sektor informal atau formal lainnya, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk mencapai mata pencaharian yang berkelanjutan
Para CMC dibuka di kabupaten dari pusat Uttar Pradesh Kanpur-Urban, Kanpur Pedesaan, Barabanki, Unnao, dan Lucknow. Laporan ini mencakup
penelitian dari Kanpur dan Lucknow
pusat.Proyek CMC telah memberikan banyak peluang bagi
kelompok-kelompok perempuan untuk menjadi manajer kolektif dan
pengguna teknologi. Sebagian besar perempuan yang telah
selesai atau yang telah hampir selesai jahitan mereka saja sudah mulai menyimpan uang, dan mereka menggunakan uang itu untuk membayar biaya pusat ICT, yang
memberi mereka banyak insidens . Dalam festival musim dan musim perkawinan, banyak perempuan mendapatkan uang untuk kecantikan dan layanan pacar mereka.Perempuan yang telah menyelesaikan komputer dasar mereka kursus keaksaraan juga telah ditempatkan di toko-toko kecilatau petugas tingkat pekerjaan. Sebagai kesimpulan, Datamation ICT proyek di Uttar Pradesh adalah memberdayakamelalui akses ke konten kesehatan dan pendidikan,fasilitas multimedia, dan kegiatan yang menghasilkan pendapatan. Baca Selengkapnyah
seni yang masih merupakan bagian integral dari kehidupan dan sumber pendapatan bagi keluarga setempat.Hal º ourished bawah perlindungan penguasa abad ke-18 dan 17
provinsi Awadh, yang membuat upaya serius untuk menumbuhkan seni pada saat itu, terutama pengrajin laki-laki.Keterampilan itu berlangsung darigenerasi ke generasi dan akhirnya sebagai peluang yang lebih baik di sector formal untuk pria sebagai sumber penghasilan untuk keluarga.Hari ini industri chikan informal bordir sebagai pekerja perempuan semakin menurun, maka penting bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan teknis mereka, sehingga mereka bisa mencari pekerjaan di sektor formal lebih. Tapi hambatan utamanya adalah budaya dan kendala, kurangnya kesempatan kerja, dan resiko kesehatan .Oleh karena itu, Yayasan Datamation dan InfoDev merancang multidimensi, multipihak teknologi informasi dan komunikasi
(TIK) untuk proyek pembangunan, "Menempatkan TIK di Tangan Perempuan Pekerja Bordir 'Chikan' Kanpur dan Lucknow "Proyek ini didirikan multimedia masyarakat.dan berpusat (CMC) di beberapa komunitas miskin di daerah-Kanpur Lucknow untuk memberikan pelatihan di bidang TI,kerajinan dan panggilan tradisional lainnya untuk memberikan informasi tentang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan.
Selain itu, proyek ini bertujuan untuk :
• TIK Dapat meningkatkan kapasitas perempuan yang terlibat di sektor informal untuk meningkatkan pendapatan, memungkinkan perempuan untuk memasuki sektor informal dan menghasilkan mata pencaharian yang berkelanjutan
• TIK Dapat meningkatkan kapasitas perempuan yang terlibat dalam perdagangan pekerjaan tangan seperti menyulam chikan untuk meningkatkan pendapatan mereka
• TIK Dapat meningkatkan kapasitas pekerja chikan untuk masuk ke dalam sektor informal atau formal lainnya, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk mencapai mata pencaharian yang berkelanjutan
Para CMC dibuka di kabupaten dari pusat Uttar Pradesh Kanpur-Urban, Kanpur Pedesaan, Barabanki, Unnao, dan Lucknow. Laporan ini mencakup
penelitian dari Kanpur dan Lucknow
pusat.Proyek CMC telah memberikan banyak peluang bagi
kelompok-kelompok perempuan untuk menjadi manajer kolektif dan
pengguna teknologi. Sebagian besar perempuan yang telah
selesai atau yang telah hampir selesai jahitan mereka saja sudah mulai menyimpan uang, dan mereka menggunakan uang itu untuk membayar biaya pusat ICT, yang
memberi mereka banyak insidens . Dalam festival musim dan musim perkawinan, banyak perempuan mendapatkan uang untuk kecantikan dan layanan pacar mereka.Perempuan yang telah menyelesaikan komputer dasar mereka kursus keaksaraan juga telah ditempatkan di toko-toko kecilatau petugas tingkat pekerjaan. Sebagai kesimpulan, Datamation ICT proyek di Uttar Pradesh adalah memberdayakamelalui akses ke konten kesehatan dan pendidikan,fasilitas multimedia, dan kegiatan yang menghasilkan pendapatan. Baca Selengkapnyah
Langganan:
Postingan (Atom)